You are here:Home » SEO » Teknik SEO Black Hat

Teknik SEO Black Hat

black hat seo
Teknik SEO Black Hat saat ini sudah banyak ditinggalkan webmaster. Seiring perkembangan algoritma mesin pencari yang terus di-update, melakukan teknik black hat mempunyai resiko besar penghapusan indeks situs di mesin pencari.

Istilah Black Hat sebenarnya lebih mengacu kepada hacker (peretas). Peretas topi hitam (Inggris:Black hat) adalah peretas yang mencoba menerobos sistem keamanan komputer dan jaringannya. Sedangkan dalam SEO, teknik black hat adalah mencoba mengelabui mesin pencari untuk mendapatkan peringkat pencarian yang lebih tinggi dengan cara yang tidak etis.

Penerapan Teknik SEO Black Hat


Teknik SEO Black Hat yang dulu sering dilakukan adalah menyembunyikan teks dan tautan (link). Teknik menyembunyikan teks dilakukan dengan cara: 
  • Menggunakan teks sewarna dengan warna latar belakang artikel, misalkan menggunakan teks warna putih pada latar belakang putih. 
  • Menggunakan CSS untuk menyembunyikan teks agar tidak terbaca pengunjung. 
  • Menyeting ukuran huruf (font) menjadi 0 

Sedangkan untuk link (tautan) dimaksudkan hanya untuk dirayapi oleh mesin pencari (mis Googlebot), tetapi tidak terbaca oleh pengunjung, dengan cara: 
  • Tautan ini terdiri dari teks dengan warna teks dan warna latar belakang sama. 
  • MenggunakanCSS untuk membuat tautan kecil setinggi satu piksel. 
  • Tautan tersebut disembunyikan dalam karakter kecil, misalnya memakai tanda hubung (-) di tengah paragraf. 
Untuk itu evaluasi situs Anda apakah terdapat teks atau tautan tersembunyi? Kadang tanpa sadar kita tidak mengetahui/sengaja membuat teks atau tautan tersembunyi. Bisa jadi, tema yang dipakai terdapat hal itu. Cobalah cari apapun yang tidak terlihat oleh pengunjung situs Anda. Janganlah membuat teks dan tautan ada semata-mata hanya untuk mesin telusur. 

Google menganggap, menyembunyikan teks atau tautan di dalam konten artikel, dianggap situs tidak dapat dipercaya karena informasi yang ditampilkan di hasil mesin telusur berbeda dari tampilan untuk pengunjung. Jadi, jika situs berisi teks dan tautan tersembunyi yang disengaja untuk memperdaya pengunjung, situs dapat dihapus dari indeks Google, dan tidak akan muncul pada halaman hasil telusur. 

Perkembangan Teknik Black Hat


Mungkin teknik di atas sudah dianggap kuno (apalagi telah diketahui google), tapi saya masih menemukan di beberapa situs terutama untuk pemasangan iklan tersembunyi, termasuk spamming keyword. Di sisi lain ada peretas (webmaster) tetap mencari kinerja mesin pencari secara tidak etis. 

Artikel ini hanya sekedar untuk pengetahuan, namun jangan sekali-kali menggunakan teknik ini kalau tidak ingin situs Anda dihapus dari indeks Google, dan tidak akan muncul pada halaman hasil telusur. Silahkan menggunakan Teknik SEO Black Hat kalau ingin ditendang Google.


4 komentar:

  1. "Menggunakan teks sewarna dengan warna latar belakang artikel, misalkan menggunakan teks warna putih pada latar belakang putih. "

    Berarti Google dengan Adsense-nya melakukan tindak 'Black Hat SEO', ya? Karena, mereka sendiri menyarankan supaya latar iklan diusahakan sesuai dengan latar template, bukankah ini 'menipu' penglihatan?

    BalasHapus
  2. @Dwijayas jika di pikir-pikir ada benarnya juga ya !!!

    BalasHapus
  3. @Dwijayas
    GA bukan bagian artikel dan hanya menyesuaikan warna tulisan GA

    BalasHapus
  4. Manteps infonya, terkadang om google tidak objektif dlm menilai sebuah web (blackhat / white hat) di SERP, mknya teknik black hat penting juga kita kuasai... trims

    BalasHapus

Semua komentar (nofollow) langsung ditampilkan, tapi admin berhak menghapus jika sengaja nyepam berlebihan atau tidak pantas
Terima Kasih