Pasang Iklan Bukan Teknik SEO

27 Februari 2013

 SEO dan Iklan
Pasang iklanbukan teknik SEO meski memiliki tujuan sama yaitu untuk mendatangkan trafik kunjungan. Kedua cara tersebut sangat berbeda, baik secara teori maupun penerapannya.

Pasang iklan entah secara online maupun offline lebih difokuskan sebagai media promosi untuk memperkenalkan produk atau sesuatu informasi. Bisa juga dengan memasang iklan untuk sebagai pengingat kepada masyarakat bahwa produk tersebut masih ada dan mungkin telah terjadi perubahan.

Secara singkat dapat dijelaskan:
Iklan online yaitu cara promosi lewat internet dilakukan dengan cara melalui banner, gambar, atau iklan baris yang ditempatkan di website. Cara pasang iklan di situs bisa melalui pihak ketiga seperti Google Adwords, PPC, Situs Iklan, dll. Atau juga bisa langsung menghubungi pengelola situs yang bersedia untuk memasang iklan di website/blog-nya.
Sedangkan Teknik SEO adalah cara optimasi situs beserta kontennya agar dapat tampil pada halaman pertama hasil pencarian sebuah mesin telusur. SEO didasarkan pada algoritma mesin pencari dan diterapkan oleh pengelola situs agar mendekati algoritma tersebut. Beberapa situs mesin pencari menerapkan algoritma yang berbeda, dan ini yang menjadi tantangan seorang admin situs.

Benarkah pasang iklan bukan teknik SEO?


Jika membaca ulasan singkat arti dan penerapan di atas, jelas menunjukkan bahwa pasang iklan bukan teknik SEO. SEO sesuai namanya lebih ke arah situs mesin pencari, sedangkan iklan bersifat memperkenalkan produk entah itu berupa barang, jasa bahkan sebuah situs. Namun kedua cara tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu mencoba mengajak pengunjung internet berkunjung ke situs tersebut.

Pemasang iklan di internet dapat dipastikan memiliki situs. Dan situs tersebut bisa berupa toko online, situs berita, organisasi atau hanya sekedar blog pribadi. Dengan pasang iklan lewat pihak ketiga maupun langsung ke pemilik situs, tentu ada maksud agar situsnya dikenal, diketahui dan dikunjungi. Setelah mendapat kunjungan berharap lagi terjadi sesuatu yang telah rencanakan oleh pemilik situs tersebut.

Demikian juga terhadap pemilik situs yang melakukan teknik SEO. Situs dioptimasi sesuai algoritma mesin pencarian agar dapat tampil di halaman awal hasil pencarian dan kemungkinan besar akan diklik oleh pengguna mesin telusur tersebut. Maksud dan tujuan sama dengan pengiklan internet, dikenal, diketahui dan dikunjungi dengan tujuan tertentu.

Memasang iklan memerlukan biaya jika menghendaki fasilitas tertentu, meski ada juga yang gratis dengan keterbatasannya. Demikian juga melakukan SEO yang pada dasarnya gratis, namun karena keterbatasan ilmu, waktu dan tenaga akhirnya memilih memakai jasa SEO yang membutuhkan biaya sangat besar.

SEO Melalui Iklan

Internet bersifat dimanis yang artinya dapat berubah mengikuti perkembangan, demikian juga terhadap keberadaan Iklan dan SEO. Sekarang iklan dapat dijadikan penunjang SEO dan sebaliknya SEO dapat digunakan untuk meningkatkan iklan.

Sekarang, terutama situs iklan telah merancang sedemikian rupa agar pemasang iklan mendapat backlink dari iklan yang ditampilkan di situs tersebut (situs iklan). Sedangkan menbangun backlink adalah salah satu penerapan teknik SEO. Dan sebaliknya, situs iklan pun melakukan teknik SEO dengan baik agar semua yang diiklankan di situs tersebut bisa tampil di halaman awal hasil mesin pencari.

Hanya saja, SEO melalui iklan hanya terbatas pada situs tertentu saja, semisal hanya bisa dilakukan oleh situs penyedia iklan semacam toko bagus, bekas.com atau situs iklan baris lainnya. Sedangkan situs penyedia iklan pop-up, PPC masih belum bisa memberi backlink terhadap iklan yang dipasang/tampil di situs publisher ketika iklan tersebut muncul.

Pasang iklan bukan merupakan teknik SEO meski mempunyai tujuan yang sama

Blog ini BUKAN merupakan blog tutorial, namun merupakan catatan pengalaman serta arsip penulis dalam ngeblog. Isi blog lebih ditekankan kepada pembelajaran, latihan SEO, Internet, Komputer, Blogging yang telah dipelajari maupun dipraktekkan oleh penulis. Bisa saja artikel tidak sesuai lagi dengan perkembangan dunia blogging (Internet)yang senantiasa terus berkembang.
Salam blogger